Lewat Generasi Emas, Aryo Maulana Tekankan Bahaya Penyalagunaan Narkoba

Narkoba di Indonesia bisa dikatakan telah memasuki fase darurat. Meski berbagai upaya terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun para aktivis, nyatanya benda terlarang tersebut tetap bisa masuk ke wilayah Indonesia. Bahkan beberapa pabrik pembuatan narkoba pun telah dibangun dan dioperasikan di dalam negeri. Peredaran narkoba juga telah memasuki semua kalangan usia dan strata sosial, mulai dari anak – anak hingga dewasa, mulai dari dari kalangan pekerja hingga selebriti dan eksekutif muda. Pastinya peredaran narkoba yang semakin marak di Indonesia terjadi bukan tanpa alasan. Tentunya, ada banyak sekali fakor penyebab mengapa narkoba dapat beredar luas di Indonesia.

Sebagian para pebisnis narkoba agaknya memang mampu menangkap adanya potensi keuntugan yang luar biasa besar di negara ini sehingga mereka begitu getol memasarkan barang haram mereka di negara ini. Kondisi yang demikian memprihatinkan, pastinya juga membutuhkan penanganan sekaligus pencegahan yang efektif,  terutama untuk menyelamatkan sekaligus melindungi generasi emas bangsa tercinta ini. Dan, tentunya proses penanggulangan serta pemberantasan narkoba bukan menjadi tanggung jawab pemerintah semata melainkan semua elemen masyarakat. Adanya gerakan Generasi Emas anti narkoba seperti yang diglakkan oleh Aryo Maulana bisa menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki kepedulian untuk menyelamatkan dan memperjuangkan bangsa ini dari bahaya narkoba.

Sebagian masyarakat tanah air terbukti masih memiliki kepedulian akan bahaya peredaran narkoba. Mereka beramai–ramai bergabung dengan organisasi, yayasan maupun institusi dan gerakan anti narkoba demi memberikan sumbangsih untuk perjuangan melawan penjajahan narkoba. Meski begitu, apa yang terjadi saat ini, yakni muncul banyak gerakan dan organisasi anti narkoba, bukan merupakan akhir dari perjalanan bangsa ini dalam menghadapi narkoba sehingga kita hendaknya bisa menemukan cara yang tepat supaya bisa terlepas dari jerat narkoba yang pastinya menghancurkan generasi emas bangsa ini.

Terjadinya kenaikan jumlah penyalahguna narkoba dari tahun ke tahun pastinya disebabkan oleh beberapa faktor. Memang pemerintah juga telah berupaya sebaik mungkin untuk memberantas narkoba, mulai dari menangkap bandar narkoba hingga mengadakan diskusi, penyuluhan dan kampanye untuk memerangi narkoba. Namun demikian, yang dilakukan pemerintah tersebut dinilai masih sangat kurang sehingga jumlah peredaran narkoba serta penyalahguna narkoba masih terus mengalami peningkatan.

Konfisi tersebut membuat beberapa aktivis anti narkoba merasa prihatin, salah satunya adalah Aryo Maulana yang merupakan aktivis anti narkoba Banten. Dilandaskan atas keperihatinannya terhadap peredaran narkoba yang semakin merajalela, Aryo Maulana mencoba untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan eksekutif muda untuk membantu memutus rantai peredaran barang haram tersebut.

Nama Aryo Maulana bagi sebagian orang mungkin masih terdengar asing. Akan tetapi, bagi para penggiat gerakan anti narkoba, khususnya di wilayah Banten, Aryo Maulana sudah sangat dikenal. Ia merupakan seorang tokoh muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap peredaran narkoba. Aryo Maulana meminpin beberapa organisasi anti narkoba dan saat ini ia menjabat sebagai Ketua Gerakan Anti Narkoba Nasional atau GANNAS wilayah Banten. Aryo dan berbagai organisasi yang dia pimpin bukan hanya memberikan peduli dengan pecandu narkoba dengan menyediakan rehabilitasi, tetapi juga melakukan berbagai kegiatan pencegahan dengan mengkampanyekan serta mensosialisikan bahaya narkoba. Cara ini dinilainya sangat efektif untuk mencegah peredaran narkoba di berbagai kalangan masyarakat karena bertujuan untuk memperkenalkan apa itu narkoba, bahaya yang ditiumbulkannya serta bagaimana untuk menyikapi seorang mantan pecandu agar tidak kembali memakai Narkoiba pasca rehabilitasi.

Bernama lengkap Bottom ofRM Aryo Maulana Budi Bagus Hartono, dirinya merupakan sekjen KNPI kota cilegon periode 2012 sampe dengan 2015, Ketua GEMA KOsgoro th 2012, Ketua Gerakan Anti Narkoba Nasional th 2012 sampai sekarang, Ketua FPMP Pembina PMII, Ketua Generasi Indonesia Emas, wakil ketua bidang BUMD KNPI provinsi Banten periode 2015 – 2018 dan lain sebagainya. Aktif dan kepedulian tinggi yang ditunjukan oleh seorang Aryo Maulana dalam memerangi peredaran Narkoba di Indonesia diharapkan bisa menjadi contoh bagi pemuda yang lain bahwa untuk bisa mencegah, memutus rantai peredaran dan memberantas narkoba dibutuhkan kesediaan para tokoh muda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s